Rabu, 08 Jul 2026 NasionalDaerahGaya HidupOlahragaTeknologi
iklan
Beranda › Daerah
Daerah

OKU Segera Miliki Fasilitas RDF, Bupati Teddy Wujudkan Sampah Bernilai Ekonomi dan Energi Alternatif

✍️ Tyas Lavina S 🕒 07 Jul 2026 👁️ 12x dibaca
Bupati Teddy Wujudkan Sampah Bernilai Ekonomi dan Energi Alternatif
Bupati Teddy Wujudkan Sampah Bernilai Ekonomi dan Energi Alternatif Foto: Humas Pekmkab OKU

BATURAJAPOST – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus mempercepat upaya menghadirkan sistem pengelolaan sampah modern berbasis Refuse Derived Fuel (RDF). Melalui kolaborasi dengan PT Asiana dan PT Semen Baturaja, Pemkab OKU berkomitmen membangun fasilitas yang mampu mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif bernilai ekonomi.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat kesepakatan pengelolaan sampah menjadi RDF yang berlangsung di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU, Senin (6/7/2026). Rapat dipimpin langsung Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., serta dihadiri Direktur Utama PT Semen Baturaja Suherman Yahya dan perwakilan PT Asiana, Ferdinan.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen seluruh pihak dalam merealisasikan pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan di Kabupaten OKU.

Dalam arahannya, Bupati Teddy Meilwansyah mengungkapkan bahwa pembangunan fasilitas RDF merupakan program yang telah lama direncanakan. Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten OKU bersama PT Semen Baturaja telah melakukan studi lapangan ke fasilitas RDF di Cilacap dan Gresik guna mempelajari penerapan teknologi tersebut.

"Kami ingin ke depan memiliki fasilitas pengelolaan sampah RDF. Pengelolaan sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi menjadi berkah karena dapat diolah menjadi bahan bakar dengan nilai ekonomi yang tinggi," ujar Bupati.

Menurut Teddy, kehadiran fasilitas RDF tidak hanya akan menjadi solusi dalam mengatasi persoalan sampah, tetapi juga mendorong terwujudnya ekonomi sirkular, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, serta membuka peluang usaha dan lapangan ekonomi baru bagi masyarakat.

Bupati juga memastikan kebutuhan bahan baku untuk operasional fasilitas RDF dapat terpenuhi. Selain memanfaatkan sampah yang dihasilkan di Kabupaten OKU, pemerintah juga telah menjajaki kerja sama dengan sejumlah daerah sekitar untuk mendukung pasokan sampah secara berkelanjutan.

"Harapan kami sederhana, OKU menjadi daerah yang lebih bersih, nyaman, dan masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah ini," katanya.

Sementara itu, perwakilan PT Asiana, Ferdinan, menegaskan kesiapan perusahaan untuk berinvestasi penuh dalam pembangunan fasilitas RDF di Kabupaten OKU. Saat ini, proses kerja sama tinggal menunggu penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) sebagai dasar pelaksanaan proyek.

Menurutnya, PT Asiana telah memiliki pengalaman membangun dan mengelola fasilitas RDF di berbagai daerah di Indonesia sehingga optimistis proyek serupa di Kabupaten OKU dapat segera diwujudkan.

"Kami siap melakukan investasi murni. Tinggal menunggu proses MoU agar kerja sama ini dapat segera berjalan," ujarnya.

Dukungan serupa juga disampaikan Direktur Utama PT Semen Baturaja, Suherman Yahya. Ia menilai keberadaan RDF sangat penting bagi industri semen sebagai sumber energi alternatif yang mendukung transisi menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

"Ini merupakan hal yang sudah lama kami nantikan. Harapan kami ini bukan sekedar wacana tapi nyata. PT Semen Baturaja tetap berkomitmen mendukung realisasi pembangunan RDF di Kabupaten OKU," tegas Suherman.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan sektor industri, pembangunan fasilitas RDF di Kabupaten OKU diharapkan segera terealisasi sehingga mampu menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang modern, ramah lingkungan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

TS
Tyas Lavina SPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update